Babad Purwokerto bermula dari peristiwa pemberontakan Cina atau “Geger Pecinan” saat itu banyak pembesar keraton Surakarta lari meninggalkan keraton. Mereka berlari mencapai tempat yang aman.ada yang lari kearah timur,ke arah barat,atau bahkan tanpa arah dan tujuan.mereka pergi tanpa bekal sehingga banyak yang sakit.bahkan ada yang meninggal dalam perjalanan.Kanjeng Sunan Pakubuwana II termasuk yang lari ke arah timur dan pengikutnya.sampai di sebuah desa,beliau beristirahat di bawah pohon mangga.Beliau makan buahnya untuk menghilangkan rasa haus dan lapar.Daerah itu oleh Kajeng Sunan diberi nama Pelem Wulung.Pelem artinya mangga dan Wulung berwarna Wulung.Daerah itu sekarang dikenal “Premulung” yang berasal dari pelem wulung.
0
komentar


