This awesome blogger theme comes under a Creative Commons license. They are free of charge to use as a theme for your blog and you can make changes to the templates to suit your needs.
RSS

"Dia"


“Dia”

“dia” datang lalu lalang,
Menampar keras wajah hingga terjerembap
Mencabik, merasuki jiwa hingga merana
Tak satupun kuasa menahan
Sayatan-sayatan lembut membuat hati teriris lebih dalam
Tubuh meronta namun tak kuasa
Titik air mengintip dari sela-sela garis mungil itu
“dia” tertawa dengan bangganya                      
Mengikis jiwa raga, hati dan pikiran
Merona warna hitam pekat
Tak ada cahaya
Tak ada asa
Lagi-lagi, “dia” tertawa dengan bangganya



0 komentar

Asal Mula Kota Purwokerto


http://sdposis01.files.wordpress.com/2012/01/gatot-subroto-purwokerto2.jpg?w=227&h=207Babad Purwokerto bermula dari peristiwa pemberontakan Cina atau “Geger Pecinan” saat itu banyak pembesar keraton Surakarta lari meninggalkan keraton. Mereka berlari mencapai tempat yang aman.ada yang lari kearah timur,ke arah barat,atau bahkan tanpa arah dan tujuan.mereka pergi tanpa bekal sehingga banyak yang sakit.bahkan ada yang meninggal dalam perjalanan.
Kanjeng Sunan Pakubuwana II termasuk yang lari ke arah timur dan pengikutnya.sampai di sebuah desa,beliau beristirahat di bawah pohon mangga.Beliau makan buahnya untuk menghilangkan rasa haus dan lapar.Daerah itu oleh Kajeng Sunan diberi nama Pelem Wulung.Pelem artinya mangga dan Wulung berwarna Wulung.Daerah itu sekarang dikenal “Premulung” yang berasal dari pelem wulung.
0 komentar

Cara Penularan Virus HIV/AIDS



0 komentar

Tidak Penting 3

Apa iya? Benar seperti itu?
Kenapa hatiku berkata sebaliknya?
Kenapa hatiku berkata dia tidak seperti yang kalian bicarakan?

0 komentar

Tidak Penting 2

Malam ini kuputuskan untuk begadang (lagi). Mataku menolak untukku ajak tidur secepatnya, dan tubuhku masih kuat untuk menahan, setidaknya sampai tengah malam nanti. Akhir-akhir ini, aku memang jarang untuk tidur cepat. Walaupun harus sendirian, tapi entahlah aku nyaman seperti ini. Menikmati kesendirian di malam hari, (sebenarnya itu bohong, aku lebih suka menghabiskan waktuku bersama orang lain).

0 komentar

Tidak Penting

Aku tak tahu apa yang ingin ku lakukan saat ini. Dalam benakku, hanyalah bimbang. Tak ada kepastian akan jalan pikiranku ini. Yang ku rasakan hanyalah sesak, sangat sesak. Mungkin hanya beberapa persen oksigen yang mampu aku hirup malam ini. Akupun tak berniat untuk segera bermimpi, karna aku takut akan mimpi apa yang akan aku dapatkan malam ini. Otakku tak bisa berhenti bekerja, mengingat apa saja yang sudah terjadi hari ini. Apa yang harus ku perbuat? Aku hanya bisa menghela nafas jika menanyakan tentang itu, walaupun pada diri sendiri. Karna jika aku menanyakan pada orang lainpun percuma, jawabannya hanya satu "sabar ya". Apa tidak ada kalimat lain untuk menjawab pertanyaanku itu?.
0 komentar

...

Aku mengingatmu dalam khayal yang membuatku terbang
Hasrat yang meyakinkanku bahwa aku bisa bermimpi
Memikirkanmu membawa senyum di hatiku
Melihatmu melelehkan air mata dari beku jiwaku
Andai bisikan menjadi mantra dan harap menjadi pinta
Kan kuteriakkan namamu dalam doa tersuciku
Tahukah kau? Perpisahan terjauh bukanlah antara bumi dan surga
Tapi saat kau ada di hadapanku dan kau tak tahu
Aku mencintaimu.. 0 komentar